Pada dasarnya, istilah “himpunan” ini memiliki notasi tanda khusus, yakni berupa tanda kurung kurawal seperti { }. Biasanya, himpunan ini juga akan diberi nama menggunakan huruf kapital, misalnya A, B, C, X, dan lainnya. Sementara penggunaan huruf kecil digunakan untuk mengayakan anggota himpunan.
Keanggotaan dari suatu himpunan dinyatakan dengan lambang berupa ∈, yang dibaca sebagai “anggota dari”. Sementara itu, untuk menyatakan anggota yang bukan termasuk pada himpunan, maka akan dinotasikan dengan lambang ∉ yang dibaca “bukan anggota dari”.
Contoh: Terdapat suatu himpunan A yang mana didefinisikan sebagai himpunan warna pelangi. Jawaban yang benar mengenai himpunan A adalah jingga, merah, biru, hijau, kuning, nila, dan ungu. Nah, dari pernyataan tersebut, dapat dinotasikan berupa: Himpunan A = {jingga, merah, biru, hijau, kuning, nila, dan ungu}
Sementara itu, pada keanggotaannya dapat dituliskan berupa:
Apabila terdapat jawaban yang menyebutkan bahwa warna hitam termasuk dalam keanggotaan A, maka jawaban tersebut jelas salah ‘kan? Maka dari dinyatakan sebagai hitam ∉ A, artinya warna hitam bukan termasuk warna pelangi alias anggota dari himpunan A.
Sumber : gramedia.com
Beri Komentar